Learning by doing

January 31, 2008

Now and Before

Filed under: Journey

Date tested:      31-Jan-2008
Candidate:        Akhdiyat Syabril Ulum
Cisco ID:          CSCO11157593
Registration ID:  223983265
Validation ID:     911276602
Testing Site:     48597
Exam Number:   642-812

Range Score:     300 - 1000
Passing Score:   804
Your Score:       966
Grade:            Pass

 

Now

Alhamdulillah, satu kata yang patut kuucapkan atas pencapaian yang kuraih untuk hari ini. Ya, aku lulus ujian yang kedua untuk modul ccnp.

lega rasanya…, senang rasanya…, sedih rasanya…, puas rasanya…

Lega karena target ujianku tercapai, senang karena hasil ujiannya cukup memuaskan, sedih karena tabunganku berkurang, puas karena aku yakin semuanya tidak akan sia-sia.

Pengeeeen rasanya untuk bersantai sejenak menenangkan otakku yang selama ini terus berpikir untuk mendalami ilmu bcmsn ini dan menurutku hari ini adalah hari yang tepat untuk menerapkannya. pengennya ngegame, trus tiduran, trus nyante, trus apalagi yaa :D pokoknya feel free aja deh.

Perjalanan hari ini dimulai dari

  • istirahat malam hari,
  • bangun jam 02.00 pagi buat berdoa dan belajar,
  • istirahat lagi,
  • bangun dan siap-siap ke tempat ujian,
  • tepat pukul 09.15 wib sampai di tempat ujian,
  • nungguin jadwal ujian [pukul 10.00 wib] sambil baca-baca materi,
  • deg-deg-deg bacanya udah sampai pukul 10.00 namun masih blum mulai,
  • info pak admin, masih ada problem dengan sistem dan dimohon untuk bersabar,
  • deg-deg-deg deg-deg-deg, ati udah ga tenang karena nunggu mulai ujiannya tambah lama,
  • jam 10.30 wib akhirnya ujian juga,
  • di ruang yang sama pas aku ujian bsci dulu, 1 pc, 1 pengawas, 1 ac, 1 bolpoin, 2 lembar kertas kosong dan ujian dimulai
  • 55 soal dengan 2 lab tentang vtp server, client, transparent trus drag n drop ditambah multiple choices, ada lagi analisa soal ttg hsrp, spanning-tree plus beberapa soal tentang switch over voice,
  • begitu selesai mengerjakan no terakhir, klik next, ujian selesai, nilai ujian muncul dengan grade "pass",
  • tersenyum, bahagia, seneng, terharu, sedih jadi satu,
  • langsung lanjut kerja seperti biasa karena waktu cuti sudah habis, dan akhirnya tidak lupa untuk update info di blog "my journey"ku ini.

 

and Before

Waktu cuti kerja selama 3 hari sebelum hari-H sudah disetujui, namun masih bingung bagaimana harus memanfaatkan waktu luang tersebut dengan baik. Karena di kost ga ada laptop, adanya hanya buku dan handphone yang bisa dimaksimalkan. Kalau dipikir-pikir, belajar tanpa komputer itu hasilnya terasa kurang maksimal sebab selain ga bisa nonton video materi dengan leluasa, juga variasi belajarnya kurang banget. Hingga akhirnya…

  • 5 hari sebelum hari-H, masih piket kerja dan malemnya nonton Chrish John bertanding dengan meraih hasil yang membanggakan. [Indonesiaku berjaya] "many thanks to the dragon yang sudah buat nama Indonesia harum"
  • 4 hari sebelum hari-H, kuputuskan untuk meminjam laptop adikku. Dengan syarat harus bermotor ria sejauh 180 km disertai hujan untuk perjalanan pulang-pergi menjemputnya. Sempet nonton tv yang memberitakan bahwa mantan Presiden RI yang kedua wafat. [Indonesiaku berkabung] "May Allah bless you Pak harto"
  • 3 hari sebelum hari-H, belajar-belajar-belajar. Sempet diserang sakit karena capek dan hujan-hujanan pada hari sebelumnya. [masih ga konsen belajar karena selain sakit, Indonesiaku masih berduka hiks]
  • 2 hari sebelum hari-H, masih belajar-belajar-belajar. Sakitnya agak mendingan karena istirahatnya juga cukup.
  • 1 hari sebelum hari-H, terus belajar-belajar-belajar. Keluar kost paling-paling buat cari makan.
  • Akhirnya untuk menghilangkan stress, aku coba main game sejenak… biar pikiran rileks dan istirahat.

~=-=~

Satu pelajaran berharga yang patut diingat olehku adalah bahwa dengan lulus materi ini bukan berarti aku bisa 100% mempraktekkan ilmu yang terdapat dalam ilmu per"switch"ingan. Karena teori yang ada belum begitu bermanfaat kalau tidak dapat mempraktekkannya pada dunia kerja.

Jadi kesimpulannya adalah orang yang telah lulus ujian belum tentu dia mahir dalam penerapan dilapangan, bukankah begitu?

January 25, 2008

Cisco Testing Confirmation Letter 2

Filed under: Journey

Seperti biasa, setelah aku mendaftar untuk ujian bcmsn maka beberapa saat kemudian pasti akan menerima email konfirmasi dari pihak penyelenggara. Berikut petikan emailnya

=============================


Mr. Akhdiyat Syabril Ulum
INDONESIA
Re: Invoice Notice


Important Information!  Please read this email in its entirety.

Order Summary

Order Number: 0001-0888-7861
Payment By:     Credit Card
Exam Cost:   $US 150.00
Discounts:    0.00
Tax:          0.00
Amount Paid:  $US 150.00

You agree to pay the above amount according to Card Issuer Agreement.

Candidate:   Syabril Ulum, Akhdiyat
Test Series: 642-812 Building Converged Cisco Multilayer Switched Networks - English (ENU)
Date:        Thursday, January 31, 2008
Time:        10:30 AM
Appointment Length (minutes): 110

Accommodations:

Time extension for non-native English speaker living in non-English-speaking country.
Adjustments: 30
Total Session Length with adjustment (in minutes):  140

Testing Location

Informatics Education Centre - Surabaya
Jl. Biliton No. 21-23,
Surabaya 60281
INDONESIA
031-502 3889
==========================================

Please note: Your "appointment length" may include time for non-scored sections such as surveys
or tutorials.  The appointment length does not necessarily reflect the total amount of time allotted for
the actual exam.  The majority of Cisco exam appointments include 15 to 20 minutes for surveys and
tutorials.

If you wish to cancel or reschedule your exam, you must contact Pearson VUE one business day
prior to your exam appointment.  Canceling or rescheduling an exam less than 24 hours in advance
is subject to a same-day forfeit exam fee.  Exam fees are due for no-shows.

We ask that you arrive at the test center 15 minutes before your scheduled appointment time.  This
will give you adequate time to complete the necessary sign-in procedures.  Please be prepared to
show two (2) forms of personal identification.  Both must have your signature, and one must be a
government-issued picture ID.

If you arrive more than 15 minutes late for an exam and are refused admission, payments are due
for the exam and delivery fees.

All Cisco exams are "closed book".  You are not allowed to take books, calculators or backpacks
into the testing center area.  All cell phones and pagers must be turned off.  The testing center
should provide you with a laminated marker board for your use during testing.

Upon exam completion, the proctor will escort you out of the testing center room.  You need to
surrender your laminated marker board at this point.  All candidates will be given a score report or a
beta exam confirmation at the end of the exam.  This document includes important material; please
keep it for future reference.

Exam candidates are not allowed to re-take an exam they have passed already, with the exception
=================================================

of CCIE exams.  Candidates who pass a CCIE written exam must wait a minimum of six (6) months to
 retake it.  This policy applies to CCIE certification exams with identical exam numbers.  Candidates
may only take a beta exam once.  Candidates who fail an exam must wait a period of five (5)
calendar days, beginning the day after the failed attempt, before rescheduling the exam.  For
example, if a candidate tests on Tuesday, he or she may test again no sooner than the following
Monday.  For more information on Cisco’s exam policies, go to www.cisco.com/go/exampolicy.

Pearson VUE will not be held responsible for expenses incurred beyond the cost of the exam,
including but not limited to travel expenses and lost wages on the day of the exam.

Pearson VUE’s goal is to make your testing experience a pleasant one.  We thank you for selecting
Pearson VUE as your testing service provider and look forward to serving you again.  Please feel
free to contact us with your comments or questions.

Note: Before receiving certification, you must sign the Cisco Certifications Agreement.  This can be
done electronically at the end of any Cisco exam.  To review the Cisco Certifications Agreement
before the exam date, visit
http://www.cisco.com/en/US/learning/le3/le11/learning_about_certifcation_exams.html

You will not be allowed to take any personal items with you into the testing room. This includes all
bags, books or other materials not authorized for this exam, notes, cell phones, pagers, watches
and wallets.

 Sincerely,
 Pearson VUE

 Please ensure that the exam details listed above are correct. If any details of this appointment are not
 correct, contact the Pearson VUE Call Center immediately.

If you are testing in Australia, please note the following.

Our records indicate that you have voluntarily given personal information to Pearson VUE so that we can
schedule your exam and forward the results to the testing sponsor for certification or licensure. In order
to protect that data and your privacy we have established and abide by data protection measures that
are compliant with the National Privacy Principles set out it the Privacy Act 1988 (Cth). To read the full
text of our privacy statement, please visit our Web site www.pearsonvue.com or contact the Pearson
VUE call center in your area.

If you do not have an account and password for the Pearson VUE Web site, this can be requested at
www.pearsonvue.com  Once you set up your account, you will be able to review your exam
information, schedule, reschedule and cancel exams through this Web site.

****************************************************************************
This email may contain material confidential to
Pearson.  If you were not an intended recipient,
please notify the sender and delete all copies.
We may monitor email to and from our network.
****************************************************************************

January 24, 2008

642 - 812 code

Filed under: Journey

Seperti yang aku harapkan, hari ini adalah waktuku mendaftar ujian bcmsn di tempat yang sama saat aku ujian bsci dulu.

Caranya mudah, yaitu :

  1. Datang ke tempat pendaftaran ujian bcmsn
  2. Ngobrol-ngobrol dengan adminnya untuk ujian dengan code cisco 642-812
  3. Abis itu ditanyain mo ujian kapan [aku ujian 31-januari-2008 jam 10.00 wib]
  4. Trus bayar uang ujian dan registrasinya
  5. Dikasih kwitansi dan tinggal tunggu waktu ujian

Satu momen berarti bagiku adalah ketika aku menyerahkan sebagian uang tabunganku kepada ibu admin hanya untuk bisa ikut ujian, perlu keberanian yang lebih untuk bisa melakukannya.

Semoga hasil yang diperoleh nanti bisa bermanfaat bagi diriku dan semua orang. amiiiiiiien.

January 23, 2008

Countdown - 8 days again

Filed under: Journey

Beberapa hari yang lalu, aku coba menerapkan strategi yang udah dipersiapkan untuk menghadapi ujian BCMSN nanti.

Secara mayoritas, target belajar membaca, berlatih dan menyimak bisa kukatakan 80% berhasil.

Biasanya waktu pagi hari digunakan buat kuliah & tak lupa baca-baca materi Cisco Switch saat istirahat tiba. Abis itu, siang hari lanjut kerja dibarengi latihan soal-soal BCMSN diwaktu senggang dan terakhir waktu-waktu malam sebelum pulang kantor, menyimak beberapa materi video tentang bahan-bahan ujian ini.

8 hari lagi…

Dengan sisa waktu ini, aku harus menyiapkan persiapan ujianku dengan lebih baik lagi.

Diharapkan besok aku sudah bisa mendaftar ujian BCMSN 642-812 untuk jadwal tanggal 31-januari-2008 pukul 10:00 wib. Selain itu, aku masih punya trik khusus untuk bisa belajar lebih fokus lagi yaitu 3 hari cuti kerja sebelum hari H. :)

Kendala dari persiapan tersebut hanya satu, aku masih belum punya laptop untuk bisa belajar memanfaatkan seluruh waktuku saat cuti nanti. Memang sampai dengan saat ini aku masih mengandalkan PC di kantor, buku-buku dan handphone buat dengerin video… Tapi gapapa "the live must go on", perjuangan untuk menjadi lebih baik harus tetep jalan.

 

AYO YAT TETEP SEMANGAT!!!

January 13, 2008

Strategy

Filed under: Journey

17 hari lagi!!!

Sama halnya seperti pelatih klub sepakbola yang menerapkan strategi jitu kepada para pemainnya untuk memenangkan setiap pertandingan. Atau pemain catur yang memindahkan setiap bidaknya dengan penuh perhitungan untuk memenangkan permainannya.

Aku juga harus memiliki strategi yang serupa untuk bisa memaksimalkan waktu yang tersisa agar mencapai goal lulus ujian bcmsn pada bulan ini.

Sebenarnya ada beberapa cara ampuh yang bisa ditempuh untuk memahami, mempelajari materi ini dengan waktu yang relatif singkat. Salah satunya ialah dengan mengikuti training intensif yang biasanya dilakukan cukup dalam waktu 7 hari saja.

Selain tidak memiliki waktu luang dan alasan biaya training yang cukup mahal, cara ini tidak bisa aku terapkan. Maka solusi lainnya adalah belajar memanfaatkan bahan-bahan yang sudah ada seperti :

  • Membaca buku panduan Student Guide BCMSN
  • Mendengarkan dan menyimak Video tentang BCMSN dari trainsignal
  • Banyak-banyak latihan soal

Selain dengan bahan-bahan tersebut, aku harus memiliki strategi belajar yang baik dan benar. Coba aku daftar rencana-rencana apa saja yang harus dilakukan untuk memaksimalkan semua yang ada :

  1. Kurangi waktu untuk menonton TV [bakalan gak lihat sinetron lagi nih]
  2. Kurangi waktu untuk tidur [harusnya bisa dapat tambahan waktu 2, 1 atau 1/2 jam buat belajar]
  3. Manfaatkan waktu libur untuk sering-sering ke kantor [maklum karena keterbatasan dana, pc dan internet, semuanya masih numpang. hiks…]
  4. Manfaatkan handphone untuk memutar video bcmsn sebelum tidur [dengerin dongengnya pak bryant ccie mentor bcmsn dari trainsignal]
  5. Selalu bawa dan baca buku kemanapun berada [itung-itung belajar bahasa inggrisnya juga]
  6. Sering-sering buka kamus inggris-indonesia [masih banyak kosakata yang belum ngerti]
  7. Tidak lupa berdisiplin diri, jaga kesehatan dan berdoa [jangan sampai hari h nanti jadi tdk fit]

Finally, strategi sudah dibuat dan hanya tinggal menerapkannya. Semoga berhasil amien.

January 12, 2008

Just Learn

Filed under: Journey

Karena waktu target ujianku adalah bulan januari yaitu bulan ini, maka secara matematis aku hanya memiliki kesempatan paling banyak 18 hari lagi untuk belajar dan memahami semua materi bcmsn ini. Artinya sebelum tanggal 1 februari nanti, aku harus sudah mengikuti ujian tentang ilmu per"Switching"an.

Sempat berpikir dan merenung dengan apa yang telah kulakukan sebelum akhirnya sadar bahwa sisa waktu belajar hanya tinggal beberapa saat lagi.

Bisa gak yaa, aku paham semua materi ini dengan membuang waktu untuk nonton TV?
Bisa gak yaa, aku paham semua materi yang tersisa dengan diselingi jalan-jalan?
Bisa gak yaa, aku paham semua materi tentang STP dengan banyak tidur?
Bisa gak yaa, aku paham semua materi Wirreless dengan melakukan hal-hal yang tidak perlu?

Jawabannya adalah bisa saja tapi target ujiannya tidak terpenuhi… :(

Kesimpulan : Just Learn!!! Ilmu tidak dengan mudah didapat tanpa usaha yang cukup untuk mendapatkannya. Bahwa aku harus memanfaatkan lebih banyak waktuku untuk belajar, belajar dan hanya belajar agar bisa fokus memenuhi target ujian di bulan pertama ini.

Mudah-mudahan bisa tercapai, amien.

January 11, 2008

STP (Spanning Tree Protocol)

Filed under: Journey

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Spanning Tree Protocol?

Terus terang aja, aku belum tahu dan belum pernah menerapkan fungsi ini pada jaringan existing yang ada. Kebetulan pada pelajaran BCMSN, Spanning Tree protocol ini dibahas pada module 3. Jadi mari kita belajar !

 

Overview

Dalam sebuah jaringan campus dimana terdapat redundant link antara switch, Spanning tree Protocol (STP) mengatur link manakah yang dibuat sebagai jalur layer 2 yang aktive; sedang yang lainnya akan tidak aktive and which link ones will provide redundancy in the case of active path failure.

Untuk mengerti STP, hal penting pertama kali adalah melihat pada sifat dari sebuah transparent bridge tanpa spanning tree. Berikut gambar dari transparent bridge :

 

By definition, sebuah transparent bridge memiliki karakteristik seperti :

  • It must not modify the frames that are forwarded
  • It learns addresses by "listening" on a port for the source address of advice. If a source address is read in frames coming in a spesific port, The bridge assumes that frames destined for that MAC address can be sent out of that port. The bridge then builds a table that records what addressesare seen on what port. A bridge is always listening and learning MAC address in this manner
  • It must forward all broadcast out all ports, except for the port that initially received the bradcast
  • If a destination address is unknown to the bridge, it forwards the frame out all ports except for the port that initially received the frame. This is known as unicast flooding.

STP menyisipkan sebuah mekanisme kedlam lingkungan Ethernet transparent bridge untuk secara dinamis mengetahui topologi jaringan dan memastikan hanya satu jalur yang melalui jaringan.

 

Mengidentifikasi Sebuah Bridge Loop

Sebuah bridge loop terjadi ketika sebuah frame yang disampaikan beredar secara berputar-putar dan secara berlebihan; Hal ini terjadi karena tidak ada mekanisme untuk mengatur jalur layer 2 yang berlebihan.

contoh dari bridge loop adalah sebagai berikut :

 

Explaining a Loop-free Network

A loop-free network is one in which no layer 2 loops exist; Oleh karena itu jaringan tidak dapat membuat broadcast storm pada layer 2 atau flooded unicast storms. Sebuah jaringan loop-free dapat diterapkan secara manual dengan men-shutdown atau tidak menghubungkan semua redundant link antar switch. Namun dengan demikian, hal ini meninggalkan tidak ada redundancy pada jaringan dan membutuhkan penanganan secara manual apabila terjadi gangguan pada link utama.

STP memecahkan masalah tersebut. Dimana terdapat alternative link untuk sebuah tujuan pada switch, hanya 1 link yang akan digunakan untuk menyampaikan data, kecuali kalau terdapat sebuah gangguan pada link tersebut. Port-port switch diasosiasikan dengan mengetahui jalur tetap alternative dari topologi pada jaringan dan dapat dibuka jika sebuah gangguan terjadi pada link primer. Dalama masalah ini, jika link primary terjadi gangguan, switch akan memulai menyampaikan frame-frame melalui sebuah alternative link.

Spnning Tree Algoritma (STA) berjalan pada masing-masing switch untuk mangaktifkan atau mem’blok’ redundant link. Untuk menemukan redundant link, STA memilih sebuah referensi point dalam jaringan dan menentukannya jika ada jalur berlebih pada referensi point tersebut.

Agar lebih paham tentang hal ini, coba lihat gambar di bawah :

 

  ~=-=~

January 10, 2008

VLAN -part 3-

Filed under: Journey

QUESTION:
Which two statements identify network benefits provided by VLANs? (choose two)
(Source: Implementing VLANs)

a. VLANs divide the network into larger broadcast domains or subnet
b. VLANs reduce the impact of network problems
c. VLANs help to isolate problem employees
d. VLANs can transmit frames to all ports in all VLANs
e. VLANs allow you to segregate frames that contain sensitive or critical information.

Pertama kali menjawab pertanyaan di atas, jawabanku adalah salah [kunci jawabannya ialah b & e]

Salah satu hal penyebabnya adalah kosakata dari "impact = dampak" dan "segregate = memisahkan" yang belum aku ketahui arti sebenarnya dalam bahasa indonesia. Sehingga aku harus mengira-ngira jawaban yang menurutku benar.

Disadari ataupun tidak, bahasa inggris adalah hal yang mutlak harus diketahui dan dipelajari olehku untuk menunjang peningkatan pembelajaran kedepan.

 

~=-=~

Propagating VLAN configuration with VTP

Ketika VLANs menjangkau banyak switch, sebuah protokol dibutuhkan untuk secara tepat mengatur informasi VLAN pada masing-masing switch. This protocol is referred to as VLAN Trunk Protocol (VTP) and is used to ensure that all switches in a given group, or VTP domain, memiliki informasi yang sama tentang VLAN-VLAN yang berada dalam domain tersebut.

 

VTP Domain

Dalam sebuah jaringan perusahaan dengan banyak interkoneksi switch, pemeliharaan sebuah daftar dari VLAN-VLAN secara konsisten yang melalui switch-switch tersebut dapat terjadi ketidak-praktisan secara administrasi dan cenderung berpotensi terjadi gangguan. VTP dibentuk untuk secara otomatis mengerjakan tugas administrasi ini.

Switch yang membagi informasi VLAN umum, diorganisasikan ke dalam kelompok logikal yang dinamakan VTP management domain. Informasi VLAN dalam sebuah VTP domain diperbanyak melalui Link Trunk dan diupdate melalui VTP, memperbolehkan semua switch dalam sebuah domain khusus untuk mengelola database VLAN identik.

Berikut atribut dari sebuah VTP Domain :

  • Sebuah switch mungkin hanya terdiri dari sebuah VTP domain
  • A VTP domain may be as small as only one switch
  • Update VTP hanya akan terjadi dengan switch lain dalam domain yang sama
  • Cara pertukaran informasi VLAN antara 2 switch dalam domain yang sama tergantung pada mode VTP dari switch
  • Secara default, sebuah catalyst switch cisco dalam keadaan no-management-domain state hingga ia menerima sebuah advertisement untuk sebuah domain dalam sebuah link trunk, atau hingga sebuah management domain dikonfigurasi.

 

Describing the VTP

Switch dalam sebuah single VTP Domain bertukar update VTP untuk mendistribusikan dan mensingkronisasikan informasi VLAN. VTP adalah sebuah pesan protocol layer 2 yang memelihara konfigurasi VLAN secara konsisten dengan mengatur penambahan, penghapusan dan perubahan nama dari VLAN-VLAN pada semua switch dalam sebuah VTP domain.

VTP bekerja pada link trunk yang memperbolehkan interkoneksi switch untuk bertukar frame-frame layer 2, mensingkronisasikan sebuah single list dari konfigurasi VLAN. This reduces the manual configuration required at each switch; VLANs can be created on one switch and then propagated to others.

Berikut adalah atribute dari VTP :

  • VTP adalah protokol cisco proprietary
  • VTP hanya akan mengumumkan VLAN 1 - 1005
  • Pertukaran VTP update hanya melalui link trunk
  • Masing-masing switch operates in a given VTP mode that determines how VTP update are sent from and received by that switch.

 

VTP Versions

Sekarang ini, catalys switch cisco menjalankan VTP versi 1, 2 atau 3. Versi 2 adalah yang paling umum  walaupun dalam versi 2, mode operasi secara default pada switch adalah versi 1 dan tentunya VTP versi 3 merupakan peningkatan dari versi sebelumnya.

caution : VTP version 1 and version 2 are not interoperable on switches in the same VTP domain. Every switch in the VTP domain must use the same VTP version. Do not enable VTP version 2 unless every switch in the VTP domain supports version 2.

 

VTP modes

Pada masing-masing switch, VTP dapat dikonfigurasi untuk beroperasi dalam 1 dari 3 mode: server, client atau transparent. Secara default, mode VTP adalah server. The mode will determine jika VLAN-VLAN dapat dibuat pada switch dan bagaimana switch akan ikut serta dalam mengirim dan menerima VTP advertisements.

 

Berikut feature masing-masing mode VTP (server, client & transparent).

Server (default mode) :

  • Membuat, memodifikasi dan menghapus VLANs
  • Mengirim dan meneruskan advertisements
  • Mensingkronisasikan konfigurasi VLAN
  • Menyimpan konfigurasi dalam NVRAM

Client

  • Tidak dapat membuat, merubah atau menghapus VLAN
  • Meneruskan advertisements
  • Mensingkronisasikan konfigurasi VLAN
  • Tidak dapat menyimpan dalam NVRAM

Transparent

  • Membuat, memodifikasi dan menghapus lokal VLAN
  • Meneruskan advertisements
  • Tidak dapat mensingkronisasikan konfigurasi VLAN
  • Menyimpan konfigurasi dalam NVRAM

 

VTP Pruning

VTP pruning meningkatkan ketersediaan bandwidth dengan melarang flooded traffic to those trunk links that the traffic must use to access the appropriate network devices. VLAN 1 selalu tidak dapat dipilih untuk pruning/pemangkasan: trafik dari VLAN 1 tidak dapat dipangkas.

Biar lebih jelas mengetahui apa yang dimaksud dengan VTP Pruning ini, maka gambar di bawah perlu dicermati lebih lanjut.

Catatan : Anda dapat mengimplementasikan VTP Pruning hanya pada VTP server, tidak pada clients. Consider VTP pruning support to minimize traffic on trunk links.

 

Perintah konfigurasi VTP

Perintah konfigurasi VTP digunakan untuk menkonfigure karakteristik VTP untuk sebuah switch. Semua switch dalam VTP domain yang sama akan berbagi nama dan password VTP domain yang sama pula, jika salah satu switch dikonfigure. Merupakan ide yang baik untuk men-set mode VTP ke "client" jika switch akan ditambahkan pada sebuah jaringan switch yang ada.

Contoh perintah VTP dan verifikasinya :

  • switch(config)#vtp domain domain_name
    switch(config)#vtp password password
    switch(config)#vtp v2-mode
    switch(config)#vtp mode client
    switch(config)#vtp mode server
    switch(config)#vtp mode transparent
    switch#show vtp status
    switch#show vtp counters
    switch#show vlan
    switch#show vlan brief

 

Menambah switch baru pada jaringan existing

Berikut gambaran prosedur untuk menambahkan sebuah switch baru pada sebuah jaringan. It is critical to VLAN stability to add a switch in this manner :

  1. Pastikan bahwa tidak ada koneksi antara switch baru dengan network dan power switch dalam keadaan on
  2. Rubah VTP mode switch ke transparent
  3. Delete VLAN.dat
  4. Rubah nama VTP domain ke sesuatu yang tidak lazim dan rubah mode ke client
  5. Reload switch
  6. Verifikasi VTP switch dan konfigurasi VLAN
  7. Konfigure switch dengan nama dan password VTP domain yang valid
  8. Hubungkan switch ke network
  9. Verifikasi database VLAN.

~=-=~

January 9, 2008

VLAN -part 2-

Filed under: Journey

Waktu-waktu yang cukup membuat diriku susah karena beberapa hari ini musuh besarku datang. Ialah "rasa malas" untuk belajar itu hinggap lagi menguji semangat belajar yang sudah mulai menurun… hiks.

Hasilnya, masalah ini membuatku berpikir terus-menerus untuk bisa menyelesaikan rangkuman pelajaran tentang "vlan" yang belum rampung sejak beberapa hari yang lalu sehingga berpengaruh untuk tidak belajar materi-materi lainnya dalam ilmu bcmsn.

Untuk mengatasinya maka kuputuskan untuk menulis hal-hal penting yang perlu diketahui dalam sisa materi ini.

~=-=~

Beberapa keuntungan dari pengalamatan hierarchical :

  • Pengaturan dan penanganan gangguan yang mudah
  • Meminimalisasi kesalahan
  • Mengurangi jumlah masukan routing tabel.

 

Teknologi Interkoneksi :

  • Fast Ethernet : menyambung peralatan end user pada switch akses layer
  • Gigabit Ethernet : akses ke distribusi switch, penggunaan server-server yg tinggi
  • 10 Gigabit Ethernet : high-speed switch ke link switch, backbone
  • Etherchannel : high-speed switch ke switch links, banyak backbone.

 

Keuntungan dari local vlans dalam sebuah jaringan campus perusahaan :

  • Deterministic traffic flow
  • Active redundant paths
  • High availability
  • Finite failure domain
  • Scalable design

 

Mode konfigurasi vlan :

  • Global mode : perintahnya "conf t", "vlan 3", "name vlan3", "exit"
  • Database mode : perintahnya "vlan database", "vlan3", "exit".

 

Vlan akses port adalah port akses switch yang berasosiasi dengan single data vlan. contoh :

  • interface FastEthernet0/19
     description vlan-pelanggan
     switchport access vlan 202
     switchport mode access

 

Verifikasi perintah :

  • sh int FastEthernet0/20 switchport
    sh run int  FastEthernet0/20
    sh vlan

 

Port-port switch yang membawa trafik untuk banyak vlan dinamakan port-port trunk.

Sebuah protocol khusus digunakan untuk menentukan sebuah link trunk antara 2 device. A trunk link may exist between these devices :

  • 2 switch
    1 switch & 1 router
    1 switch & 1 NIC capable dalam sebuah node seperti server

 

Dua protokol trunk yang digunakan untuk membawa multiple vlan dalam sebuah link adalah

  1. ISL : Cisco ISL
  2. 802.1Q : IEEE standart trunking protocol

 

Perbedaan kedua protocol tersebut adalah :

  • ISL : Proprietary (bawaan ciso), encapsulated, protocol independent, encapsulated the old frame in new frame
  • 802.1Q : Nonproprietary, tagged, protocol dependent, adds a field to the frame header.

 

Range VLAN :

  • 0, 4095 : Reserved for system use only
  • 1 : cisco default
  • 2 - 1001 : for ethernet vlans
  • 1002 - 1005 : cisco defaults for fddi and token ring
  • 1006 - 4094 : ethernet vlans only, usable on spesific legacy platforms.

 

Bagaimana untuk mengkonfigurasi trunk?

  1. masuk ke mode konfigurasi interface
  2. shutdown interface
  3. memilih encapsulasi (802.1Q atau ISL)
  4. konfigurasi interface sebagai sebuah layer 2 trunk
  5. spesifikasikan trunking native vlan (untuk 802.1Q)
  6. konfigurasi vlan-vlan yang diperbolehkan untuk trunk ini
  7. gunakan perintah no shtudown pada interface untuk mengaktifkan proses trunking
  8. verifikasi konfigurasi trunk.

 

Contoh 802.1Q konfigurasi trunk :

  • Switch(config)#interface fastethernet 5/8
    Switch(config-if)#shutdown
    Switch(config-if)#switchport trunk encapsulation dot1q
    Switch(config-if)#switchport trunk allowed vlan 1,5,11,1002-1005
    Switch(config-if)#switchport mode trunk
    Switch(config-if)#switchport trunk native vlan 99
    Switch(config-if)#switchport nonegotiate
    Switch(config-if)#no shutdown

Contoh ISL konfigurasi trunk :

  • Switch(config)#interface fastethernet 2/1
    Switch(config-if)#shutdown
    Switch(config-if)#switchport trunk encapsulation isl
    Switch(config-if)#switchport trunk allowed vlan 1-5,1002-1005
    Switch(config-if)#switchport mode trunk
    Switch(config-if)#switchport nonegotiate
    Switch(config-if)#no shutdown

 

Trunk dapat dikonfigure secara statis atau via DTP (dynamic Trunk Protocol). DTP menghasilkan kemampuan to negotiate the trunking method.

Perintah konfigurasi trunking

  • Switch(config)#interface number
    Switch(config-if)#switchport trunk [allowed vlan range or list]
    Switch(config-if)#switchport trunk native vlan
    Switch(config-if)#switchport trunk nonegotiate
    Switch(config-if)#switchport mode {access | dynamic {auto|desirable} | trunk}
    switch#show interface switchport

 

Mode switchport

  • Dynamic Auto : Membuat trunk berdasarkan pada permintaan DTP switch tetangga
  • Dynamic Desirable : Mengkomunikasikan pada switch tetangga melalui DTP bahwa interface lebih baik menjadi sebuah trunk jika switch tetangga dapat menjadi sebuah trunk
  • Trunk : Secara otomatis sebagai trunk tanpa memperhatikan status dari switch tetangga dan tanpa memperhatikan permintaan pengiriman DTP lain dari switch tetangga
  • Access : Trunking tidak diperbolehkan pada port ini tanpa memperhatikan status dari interface switch tetangga dan tanpa memperhatikan permintaan pengiriman DTP lain dari switch tetangga
  • Nonegotiate : Mencegah interface dari memperbanyak frame-frame DTP. Perintah ini dapat digunakan hanya ketika mode interface switchport sebagai akses atau trunk. Anda harus mengkunfigurasi secara manual interface tetangga sebagai sebuah trunk untuk menentukan sebuah link trunk.

 

…bersambung lagi :)

January 3, 2008

VLAN (Virtual Local Area Network)

Filed under: Journey

Perintah vlan ini biasa aku gunakan apabila ada pelanggan baru yang menggunakan service ip dalam networknya. Cukup dengan perintah : "show vlan, configure terminal, vlan xx, name pelanggan" pada settingan switch yang mengarah ke router sentral, aku sudah bisa membuat koneksi baru untuk customer ini.

Mudah dan sering digunakan. Semudah dan sesederhana itu pengetahuanku tantang vlan ini. Memang perangkat switch adalah perangkat yang bekerja pada layer 2 dan meskipun tidak dikonfigurasi, alat ini sudah bisa berjalan dengan sendirinya seperti perangkat hub yang tidak membutuhkan konfigurasi apa-apa.

Pembahasan tentang materi VLANs ini, mempelajari 5 bagian penting yang perlu diketahui yaitu :

  1. Implementasi penerapan terbaik dalam topologi vlan
  2. Implementasi vlans
  3. Implementasi trunks
  4. Memperbanyak konfigurasi vlan dengan vtp
  5. Membenarkan kesalahan konfigurasi umum vlan

 

~=-=~

Sebuah design jaringan yang kurang baik telah meningkatkan dukungan biaya, mengurangi ketersediaan layanan dan dukungan terbatas untuk aplikasi dan solusi baru. Pendayagunaan yang kurang optimal akan berpengaruh secara langsung pada end user dan akan mempengaruhi pengaksesan pada sumber pusat. Berikut beberapa persoalan yang dapat terjadi pada bentuk jaringan yang kurang baik :

  1. Failure domain
  2. Broadcast domain
  3. Large amount of unknown MAC unicast traffic
  4. Multicast traffic on ports where not intended
  5. Difficulty in management and support
  6. Possible security vulnerabilities.

Sebuah bentuk jaringan yang kurang baik selalu memiliki dampak negatif dan menjadi sebuah beban untuk semua organisasi dalam masalah dukungan dan pengeluaran biaya tambahan.

…bersambung

January 1, 2008

Reading, Writing and Describing

Filed under: Journey

Ingatan seseorang itu begitu rentan untuk lupa. Sama halnya denganku yang pasti tidak akan ingat 100% setelah membaca materi cisco dengan hanya sekali baca saja.

Beberapa waktu yang lalu saat mengikuti pelatihan tentang SSQ (Science and Spritual Quostien), instruktur pernah berkata bahwa untuk bisa dengan mudah memahami sesuatu maka kita harus berada pada posisi sebagai guru yang siap mengajarkan materi pengajaran pada muridnya.

Membaca, menulis dan mendeskripsikan…

3 hal yang ingin dilakukan dalam belajar ilmu tentang jaringan ini, agar setelah memperoleh sertifikatnya nanti aku tidak melulu melupakan apa yang telah diraih dan dipelajari saat ini.

Intinya : menulis pada blog yang saat ini sudah kulakukan harus tetap berjalan walaupun bahasa dan ilmu yang disampaikan belum cukup baik dan berkualitas. Toh setiap hasil tulisan ini hasilnya untuk kebaikan pribadi, bersyukur bila itu bermanfaat bagi orang lain [ini dia harapannya, mudah-mudahan bisa menjadi manusia yang manfaat bagi orang lain].

So, Keep reading, writing and describing….

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main