Learning by doing

January 11, 2008

STP (Spanning Tree Protocol)

Filed under: Journey

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Spanning Tree Protocol?

Terus terang aja, aku belum tahu dan belum pernah menerapkan fungsi ini pada jaringan existing yang ada. Kebetulan pada pelajaran BCMSN, Spanning Tree protocol ini dibahas pada module 3. Jadi mari kita belajar !

 

Overview

Dalam sebuah jaringan campus dimana terdapat redundant link antara switch, Spanning tree Protocol (STP) mengatur link manakah yang dibuat sebagai jalur layer 2 yang aktive; sedang yang lainnya akan tidak aktive and which link ones will provide redundancy in the case of active path failure.

Untuk mengerti STP, hal penting pertama kali adalah melihat pada sifat dari sebuah transparent bridge tanpa spanning tree. Berikut gambar dari transparent bridge :

 

By definition, sebuah transparent bridge memiliki karakteristik seperti :

  • It must not modify the frames that are forwarded
  • It learns addresses by "listening" on a port for the source address of advice. If a source address is read in frames coming in a spesific port, The bridge assumes that frames destined for that MAC address can be sent out of that port. The bridge then builds a table that records what addressesare seen on what port. A bridge is always listening and learning MAC address in this manner
  • It must forward all broadcast out all ports, except for the port that initially received the bradcast
  • If a destination address is unknown to the bridge, it forwards the frame out all ports except for the port that initially received the frame. This is known as unicast flooding.

STP menyisipkan sebuah mekanisme kedlam lingkungan Ethernet transparent bridge untuk secara dinamis mengetahui topologi jaringan dan memastikan hanya satu jalur yang melalui jaringan.

 

Mengidentifikasi Sebuah Bridge Loop

Sebuah bridge loop terjadi ketika sebuah frame yang disampaikan beredar secara berputar-putar dan secara berlebihan; Hal ini terjadi karena tidak ada mekanisme untuk mengatur jalur layer 2 yang berlebihan.

contoh dari bridge loop adalah sebagai berikut :

 

Explaining a Loop-free Network

A loop-free network is one in which no layer 2 loops exist; Oleh karena itu jaringan tidak dapat membuat broadcast storm pada layer 2 atau flooded unicast storms. Sebuah jaringan loop-free dapat diterapkan secara manual dengan men-shutdown atau tidak menghubungkan semua redundant link antar switch. Namun dengan demikian, hal ini meninggalkan tidak ada redundancy pada jaringan dan membutuhkan penanganan secara manual apabila terjadi gangguan pada link utama.

STP memecahkan masalah tersebut. Dimana terdapat alternative link untuk sebuah tujuan pada switch, hanya 1 link yang akan digunakan untuk menyampaikan data, kecuali kalau terdapat sebuah gangguan pada link tersebut. Port-port switch diasosiasikan dengan mengetahui jalur tetap alternative dari topologi pada jaringan dan dapat dibuka jika sebuah gangguan terjadi pada link primer. Dalama masalah ini, jika link primary terjadi gangguan, switch akan memulai menyampaikan frame-frame melalui sebuah alternative link.

Spnning Tree Algoritma (STA) berjalan pada masing-masing switch untuk mangaktifkan atau mem’blok’ redundant link. Untuk menemukan redundant link, STA memilih sebuah referensi point dalam jaringan dan menentukannya jika ada jalur berlebih pada referensi point tersebut.

Agar lebih paham tentang hal ini, coba lihat gambar di bawah :

 

  ~=-=~

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://akhdiyat.blogsome.com/2008/01/11/stp-spanning-tree-protocol/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main