IP Host
Sekedar berbagi ilmu yang sederhana kawan.
Terkadang untuk melakukan telnet ke router tertentu, kita harus mengecek terlebih dahulu IP Address dari Router yang akan kita masuki tersebut. Jika terdapat hanya beberapa router, maka nilai IP pada router itu tentunya sangat mudah untuk diingat.
Untuk yang memiliki banyak router pada jaringan yang di ‘manage’, ada baiknya menerapkan perintah yang satu ini kawan, yaitu tentang fungsi IP Host pada router.
Untuk lebih jelasnya, kita lihat contoh di bawah ini:
========================================================
jkt#ping sby
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.16.38, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 16/16/20 ms
jkt#ping 192.168.16.38
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.16.38, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 16/16/20 ms
========================================================
Dimana translate ‘ping 192.168.16.38′ dapat digantikan dengan perintah ‘ping sby’, menarik bukan. Karena implementasinya dapat diterapkan untuk semua router yang ada di jaringan kita apalagi dengan pengaturan penamaan router yang baku, pasti kerja kita akan semakin mudah dan cepat.
Adapun cara penyetingannya sangat sederhana, seperti contoh di bawah ini :
========================================================
jkt#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
jkt(config)#ip host sby 192.168.16.38
jkt(config)#exit
jkt#wr mem
Building configuration…
[OK]
jkt#
========================================================
Oh yaa… konfigurasi ini juga berlaku untuk perintah telnet, misalnya ‘telnet sby’ sama dengan ‘telnet 192.168.16.38′.
Selamat mencoba…